Kuliah Umum Ekonomi SDM & Ketenagakerjaan

Indonesia masih memiliki permasalahan dalam hal ketenagakerjaan diantaranya: pembangunan yang tidak berpedoman perencanaan tenaga kerja, kualitas dan produktivitas yang masih rendah,  masih terbatasnya penciptaan lapangan kerja dan kurangnya kesejahteraan tenaga kerja. Masalah tersebut akan berpotensi menimbulkan konflik horisontal dan vertikal yang dapat mengganggu stabilitas nasional. Demikian ungkap Kasubbid PTK Daerah PADA Pusat PTK, Setjen & Pemrakarsa Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan RI Tahun 2011 – Bambang Wardoyo, SE, MM  dalam Kuliah Umum Ekonomi SDM di Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret (UNS), Rabu (12/12/2012).

Kegiatan yang diikuti mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Umum mengambil tema Perencanaan Tenaga   Kerja, Pasar Kerja Domestik dan Internasional Serta Masa Depan Tenaga Kerja Muda.

Lebih lanjut  Bambang menjelaskan bahwa tahun depan kita merencanakan akan menciptakan lapangan kerja yang banyak, angkatan kerja akan bertambah sekitar 2,2 juta.  telah banyak sekali regulasi-regulasi yang mendorong investasi asing masuk negeri kita agar ekonomi tumbuh, kesempatan kerja lebih baik sehingga  masalah-masalah ketenagakerjaan akan terselesaikan dengan baik.

Menghadapi AFTA, lowongan pekerjaan akan menarik arus tenaga kerja dari negara mana saja (ASEAN) dengan tampa hambatan birokrasi yang berarti.  Seluruh tenaga kerja dituntut dalam  kompetensi  (Kemampuan berpikir konsepsual, berhubungan dengan manusia, bidang teknik) dan berkarakter (integritas,  sikap bisa dipercaya, disiplin, kempuan psikologis, kejujuran).

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan dua buku dari Kemenakertrans kepada Perpustakaan Fakultas Ekonomi dengan judul Perencanaan Tenaga Kerja Nasional Tahun 2012-2013 dan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan Republik Indosenia Tahun 2012.